Adam Rusydi Ajak Siswa SMK di Sidoarjo Tingkatkan Kemampuan Digital Advertising, Ini Alasanya

TIMESINDONESIA, SIDOARJO – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Adam Rusydi mengajak Siswa Sekolah Menengah Kejuruhan (SMK) di Kabupaten Sidoarjo untuk terus kreatif dan meningkatkan kemampuan dibidang digitalisasi. Untuk meningkatkan kemampuan siswa SMK di Kota Delta, Adam Rusydi menggelar worshop bertema ‘Peran Pemuda Dalam Perkembangan Dunia Digital dan Digital Advertising’ yang digelar di 3 SMK yakni SMK Plus Sabilur Rosyad, SMK Yos Sudarso 2 serta SMK Mawa, Waru Sidoarjo.

Dalam Worshop yang gelar 3 hari berturut-turut mulai tanggal 13 hingga 15 April 2023 ini juga melibatkan berbagai narasumber dibidangnya seperti salah satu konten creator kenamaan Sidoarjo, M Shodiqin serta jurnalis TIMES Indonesia di Sidoarjo, Rudi Mulya serta dari akademisi. 

Commercial

Worshop peran pemuda dalam perkembangan period digital tersebut, para siswa diajarkan serta dibimbing bagaimana proses pembuatan serta menyajikan konten digital informasi baik untuk Media Sosial maupun konten informasi seperti weblog, internet dan lainnya.

Adam Rusydi Ajak Siswa SMK di Sidoarjo Tingkatkan Kemampuan Digital Advertising, Ini Alasanya

“Selama tiga hari secara bergantian kami gelar pelatihan atau worshop kepada para siswa di tiga SMK berbeda di Kabupaten Sidoarjo. Kami melibatkan berbagai narasumber dibidangnya seperti konten kreator dan juga jurnalis di Kabupaten Sidoarjo. Tujuan digelarnya worshop ini, saya berharap para siswa SMK di period perkembangan teknologi digital yang pesat ini, mereka mampu memanfaatkan dengan baik untuk menghadapi dunia kerja mereka nanti,” kata Adam Rusydi, Sabtu (15/4/2023).

Ketua DPD Golkar Sidoarjo ini mengungkapkan jika dalam membuat konten digital, kemampuan komunikasi publik sangatlah penting. Para Siswa SMK yang hampir 99 persen memiliki akun media sosial harus memanfaatkan itu, oleh karena itu pelatihan peningkatan kemampuan pembuatan konten media sosial atau Content material Creator Dan Copy Writing sangat penting bagi mereka.

“Media sosial saat ini tidak hanya sekedar menjadi media promosi namun juga digunakan sebagai alat pelayanan dan pemasaran maupun komunikasi secara interaktif, pelayanan. Media Sosial saat ini juga sebagai alat membangun komunikasi bisnis utamanya pelaku UMKM dengan pelanggan atau calon konsumen dapat juga sebagai alat untuk menjual dan membeli produk secara on-line,” ungkapnya.

“Maka dari itu, jika Siswa SMK ini dibekali materi bagaimana memanfaatkan digitalisasi, bagaimana membuat konten komunikasi yang baik, saya rasa nanti didunia kerja, para Siswa SMK ini akan mendapat tempat tersendiri di perusahaan mereka bekerja, karena sudah memahami dasar-dasar pembuatan konten yang informatif,” sambung Adam Rusydi.

Adam menegaskan jika setelah worshop ini, nantinya para Siswa SMK dari 3 SMK tersebut akan terus dibimbing oleh tim Humas dan Komunikasi DPD Golkar Sidoarjo hingga para Siswa SMK ini menjadi pribadi yang siap mengarungi dunia kerja di period perkembangan digitalisasi yang tumbuh pesat ini.

Adam-Rusydi-C.jpg

“Tim Humas dan Komunikasi Golkar Sidoarjo didalamnya di isi orang-orang yang kridibel di bidang digitalisasi. Oleh karena itu Worshop ini adalah awal, selanjutnya kami siap membimbing dan menularkan ilmu kepada adik-adik SMK di Sidoarjo agar mahir dalam pembuatan konten digital informasi publik,” tegas Adam.

Sementara itu, M Shodiqin menambahkan jika beberapa Media yang berkembang saat ini seperti Fb, instagram, twitter dan digital content material adalah dalam beragam format baik teks atau tulisan, gambar, video, audio, atau kombinasinya yang diubah dalam bentuk digital harus benar-benar dimanfaatkan para Siswa SMK, karena didunia kerja digital informasi, mereka nanti pasti akan berhubungan dengan hal tersebut.

“Dalam pembuatan konten kreator, jangan berbelit-belit dan harus menarik serta informatif,” ungkap Diqin sapaan akrab M Shodiqin.

Diqin juga mengharapkan materi dalam worshop bisa diaplikasikan para siswa SMK di Sidoarjo di media sosial (medsos) pribadi atau miliki Sekolah. 

“Saat ini pasti generasi muda mempunyai medsos, harapan kami jangan hanya dibuat narsis saja. Bisa dimanfaatkan untuk membantu orang tua yang mempunyai UMKM untuk promosi produknya, kemudian siswa SMK di bidang komputer dan desain juga bisa memperkenalkan produk mereka di medsos yang mereka miliki,” harapnya.

“Jika follower mereka banyak, otomatis menghasilkan nilai bisnis kan. Artinya para Siswa SMK ini bisa produktif dalam menghasilkan uang sendiri,” imbuh Diqin.

Hal senada juga diungkapkan Rudi Mulya, jurnalis TIMES Indonesia di Sidoarjo ini menjelaskan jika ilmu dasar jurnalistik yakni 5 W+1 H bisa diterapkan dalam pembuatan konten kreator.

“Konten media sosial atau konten advertising harus memiliki narasi ‘Kemenarikan Informasi’, hal ini dapat di lihat dari penyajian redaksional penceritaannya serta informasi fakta yang di tulis, keakuratan dan cakupan fakta bacaan informasi yang baik,” katanya.

Rudi menambahkan jika konten komunikasi efektif harus direncanakan dengan memperhatikan situasi, waktu, tempat. 

“Penyajian konten juga harus memikirkan waktu, kapan konten tersebut harus di up atau diunggah di internet atau di medos miliki kita ataupun nanti jika para Siswa SMK ini bekerja. Dengan waktu yang tepat, pasti penyebaran informasi atau konten kita akan kena sasaran atau publikasi kita bisa tersampaikan ke masyarakat,” ungkap pria berkacamata ini.

Lebih lanjut, Rudi menegaskan jika  dengan adanya pelatihan atau worshop ini akan muncul ide ide kreatif dari para Siswa SMK di Sidoarjo dalam membuat content material di media sosial. 

“Saat ini, kita hidup di zaman serba canggih. Informasi begitu cepat diakses melalui gadget. Mudah-mudahan para Siswa SMK ini, bisa langsung mengaplikasikan di media sosial untuk  mengangkat citra Sekolah mereka masing masing lewat media sosial,” pesanya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Plus Sabilur Rosyad, Hanum mengapresiasi worshop yang di gelar Anggota DPRD Jatim, Adam Rusydi di Sekolah yang ia pimpin tersebut, ia mengungkapkan Siswa-siswa SMK saat ini dihadapkan dengan persaingan perkembangan teknologi digital yang sangat pesat. Oleh karena itu pihaknya berharap dengan worshop ini para dapat mengimplementasikanya.

“Tak dapat dipungkiri digital informasi harus dikuasai para siswa, bagaimana mengelolah konten menjadi bernilai. Kemudian digital advertising bagi Siswa SMK sangatnya penting, sebab nanti mereka didunia kerja pasti akan bersingungan dengan teknologi atau dunia digital,” katanya.

“Terima kasih mas Adam Rusydi menggelar pelatihan kepada Siswa SMK Plus Sabilur Rosyad, sangat bermanfaar bagi siswa kami,” imbuh Hanum.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google Information klik hyperlink ini dan jangan lupa di comply with.

By