Ini Alasan Mengapa UMKM Pemula Perlu Kuasai Digital Advertising

Syafira | Jum’at, 02/06/2023 19:51 WIB

Ini Alasan Mengapa UMKM Pemula Perlu Kuasai Digital Advertising

Ilustrasi menggunakan digital. (Foto : Jurnas/Ist).

Jurnas.com – Salah satu alasan mengapa pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) harus mulai memanfaatkan digital advertising and marketing untuk mendongkrak penjualan, karena hampir semua orang saat ini telah memiliki gawai sebagai sarana berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain di seluruh belahan dunia.

”Handphone (HP) kini tidak lagi menjadi barang mewah. Semua orang sudah kenal HP dan principal media sosial setiap hari,” ujar Nessa Icha saat menjadi pembicara dalam diskusi literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama UMKM Kabupaten Pasuruan, di area Pasar Wisata Pakukerto, Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (2/6).

Penyiar radio yang bertindak sebagai key opinion chief diskusi itu mengatakan, selain bukan barang mewah, dengan HP di tangan kini dunia sudah ada dalam genggaman. Bahkan, dengan biaya yang lebih murah, HP juga dapat menjangkau kalangan lebih luas. ”Tidak perlu sewa toko, tapi pembeli bisa dijangkau seluruh Indonesia bahkan dunia,” tegasnya dalam diskusi yang dipandu moderator Arief Boo itu.

Dalam diskusi luring (offline) bertajuk ”Digital Advertising bagi UMKM Pemula” itu, Nessa menjelaskan, untuk mempromosikan produk UMKM di period digital, pemilik produk dapat berjualan melalui e-commerce maupun platform media sosial, seperti Fb, TikTok, ataupun Instagram.

”Dengan e-commerce, keamanan transaksi lebih terjamin lantaran adanya jaminan dari pihak e-commerce, di samping bisa cek evaluation barang lebih dulu. Adapun Instagram, karena platform itu yang hampir dimiliki setiap orang. Buat konten estetik dan terkait sesuai kebutuhan pasar,” jelas Nessa.

Sedangkan cara lain berpromosi menggunakan digital advertising and marketing, lanjut Nessa, yakni dengan membuat konten di media sosial, beriklan di media sosial (Digital Advertisements), misalnya Instagram Advertisements, Google Advertisements, dan lainnya. ”Bisa juga menjadi key opinion chief di acara berpameran atau workshop,” imbuhnya.

Terkait pembuatan konten promosi untuk diunggah ke media sosial, Nessa menyarankan agar pembuatan timeline promosi (advertising and marketing) berdasarkan ide konten yang kreatif, dilakukan secara terus-menerus dan konsisten.

Dari perspektif kecakapan digital, Mother influencer Novinda Sochmariyanti menegaskan, digital advertising and marketing bagi UMKM pemula bisa diperoleh dengan cara mengikuti kegiatan literasi digital. Khususnya literasi kecakapan mengenal dan menggunakan perangkat digital dan fitur media sosial.

”Memahami aplikasi platform, tidak sekadar tahu tapi juga menguasai fitur-fitur media sosial, seperti: Fb, TikTok, Instagram, maupun aplikasi lokapasar,” jelas Novinda di hadapan pengunjung ”Pasar Wisata Bumdes” itu.

Sementara musisi Danin Sibilo menyarankan, untuk memulai promosi menggunakan digital advertising and marketing kuncinya ialah tidak takut terjun secara langsung di ranah digital (media sosial), dan selalu berpikiran terbuka untuk hal-hal baru.

”Platform sama dengan peluang. Raih peluang melalui Fb, TikTok, Instagram, dan toko on-line, dengan cara selalu berinteraksi dan berkolaborasi di dalamnya,” tegas Danin Sabilo.

Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #Makin Cakap Digital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.

Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.

Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan information literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Fb Fan Web page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta web site information.literasidigital.id.

TAGS : Kemenkominfo IMCD Digital Advertising

By